Pendidikan Karakter..

Aktivitas makan bagi sebagian besar anak merupakan hal yang menyenangkan. Ketika perut terasa lapar, apapun yang tersaji di depan mata akan sangat menarik untuk disantap. Pemenuhan kebutuhan gizi bagi anak pun tercukupi dengan asupan makan yang bergizi seimbang dengan waktu yang teratur pula. Akan tetapi bagi sebagian anak aktivitas makan ini menjadi hal yang cukup membebani apalagi bagi anak yang lebih suka membeli jajan daripada makanan sehat.

SD Al Irsyad Al Islamiyyah 02 pun melaksanakan kegiatan makan siang di sekolah. Dan dalam aktivitas ini bukan hanya pemenuhan gizi seimbang saja yang ditekankan, melainkan pembentukan karakter positif bagi anak. Seperti yang tampak pada hari ini, Rabu 21 Maret 2018 tampak sejumlah siswa dengan tertib mengantri untuk mengambil makan siang. Tanpa lelah guru mengingatkan agar siswa senantiasa bersabar dalam menunggu giliran dan tidak menyerobot antrian. Budaya mengantri sangatlah penting ditanamkan sejak dini agar ketika siswa beraktifitas di luar lingkungan sekolah mereka juga senantiasa melakukan kebiasaan baik ini. Sebagai contoh mengantri saat membeli jajan, saat mengantri tiket dan saat menunggu giliran lainnya. Uniknya, budaya mengantri ini pun bisa diterapkan ketika siswa berada di rumah. Contohnya mengantri giliran mandi, menyetrika baju, menyemir sepatu, bersalaman dengan orang tua dan lain-lain.

Selain itu melalui pembiasaan makan siang bersama ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa empati pada siswa. Gurupun senantiasa mewajibkan siswa agar berdoa sebelum makan. Dengan pengawasan yang maksimal siswapun berdoa dengan khusu sebelum makan. Hal ini menumbuhkan karakter senantiasa bersyukur pada diri siswa. Rasa kebersamaanpun tampak terlihat jelas ketika siswa tidak saling mendahului ketika makan. Karakter yang dibangun selanjutnya adalah rasa tanggung jawab yang ditunjukan dengan aktivitas membersihkan sisa-sisa makanan dan menaruh kembali piring dan sendok ke dalam keranjang yang telah disediakan.

“Selain adab makan yang kami tekankan, beberapa karakter yang baikpun coba kami tanamkan melalui aktifitas makan siang bersama di sekolah. Beberapa di antaranya budaya mengantri, senang bersyukur, menghargai dan tanggung jawab.” Ungkap Abdul Qohin, M. Pd. I selaku kepala sekolah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *