Tingkatkan KBM dengan Inovasi

  Memasuki semester dua ini, SD Al Irsyad Al Islamiyyah 02 semakin meningkatkan kualitas pembelajaran bagi siswa siswinya. Sebagai sekolah favorit di Purwokerto, maka sekolah  tidak mau berdiam diri, melainkan terus berbenah dan meningkatkan kualitasnya. Salah satu bentuk nyata dari peningkatan kualitas tersebut adalah adanya inovasi dalam pembelajaran. Setiap guru berperan aktif dalam menciptakan media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar, partisipasi, kretifitas, percaya diri, dan kemandirian, serta kerjasama.

Seperti yang terjadi hari ini, Rabu, 27 Februari 2018, beberapa guru tampak sedang asyik menyampaikan materi peajaran di kelasnya. Anak-anak tampak antusias menyimak pelajaran dengan alat peraga yang di bawa oleh gurunya. Setiap anak tampak serius mendengarkan penjelasan guru serta tak sabar untuk mempraktekkan alat peraga yang dibawa.

Uniknya, alat peraga yang dipakai oleh guru bukan beli di toko dengan harga yang mahal melainkan membuat sendiri, bahkan banyak yang menggunakan bahan daur ulang. Sebagai contoh, kayu sisa yang masih bagus disulap menjadi kotak kayu yang sangat unik untuk pembelajaran matematika dan Bahasa Indonesia. Ada juga kardus-kardus dan kertas-kertas bekas yang berubah menjadi begitu bermakna ketika dijadikan media pembelajaran.

 

 

Sebagai contoh kardus bekas ketika ditempel dengan gambar-gambar yang menarik, digunakan untuk menghafalkan berbagai kosakata Bahasa Arab dan Bahasa Inggris, kertas-kertas bekas dirubah menjadi kartu-kartu bilangan yang unik dan lucu dengan beragam materi pelajaran. Botol dan gelas plastik bekas pun tak luput dari tangan dingin para guru yang merubahnya menjadi berbagai macam alat peraga. Bahkan, dengan Styrofoam yang sangat sederhana, guru mampu membuat mobil-mobilan yang membuat suasana kelas menjadi sangat menyenangkan.

Bukan hanya di kelas, halaman SD Al Irsyad 02 yang rindang dan sejuk pun menjadi tempat yang begitu nyaman untuk belajar. Dengan gelas plastik bekas, siswa memanfaatkannya untuk menanam. Dengan semangat siswa mengambil tanah, memasukkan tanaman, memberi pupuk, dan cuci tangan. Suasana menanam pun begitu menyenangkan.

“Pembelajaran di kelas selalu kita pantau secara rutin. Selain dengan program supervisi, melalui KKG juga kita diskusikan persiapan pembelajaran selama satu termin ke depan,” ungkap ustaz Abdul Qohin, M.Pd.I selaku kepala sekolah.

Dengan media pembelajaran yang selalu berinovasi, diharapkan mampu meningkatkan hasil belajar serta serta meningkatkan karakter-karakter positif pada siswa. (Siti Puji Yunianti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *