Belajar Langsung dan Menyenangkan dari Alam

alam

Sabtu, 27 Januari 2018, siswa-siswi level 4 SD Al Irsyad Al Islamiyyah 02 Purwokerto mengikuti kegiatan outdoor study di SMK N 1 Kalibagor. Dengan memanfaatkan areal perkebunan dan peternakan yang ada di SMK N 1 Kalibagor, siswa akan diajak belajar mengenai mata pencaharian penduduk berdasarkan kondisi alamnya. Selain itu, siswa juga  diajak belajar tentang manfaat berbagai sumber daya alam yang ada disana.

Diawali dengan apel pembukaan, siswa-siswi tampak antusias mengikuti arahan dari Ustadzah Tessari, selaku wakil kepala sekolah level 4.

“Ustadzah harapkan, anak-anakku semua dapat memanfaatkan fasilitas yang ada disini dengan baik. Sehingga ketika pulang, ada ilmu baru yang kalian dapatkan dan bisa kalian ceritakan pada orang tua kalian di rumah. Tak lupa Ustadzah ingatkan kalau kita disini adalah tamu, sehingga kita harus tetap menjaga sopan santun kita”, terang Ustadzah Tessari dalam sambutannya.

Seusai mengikuti apel pembukaan, siswa-siswi dibagi menjadi tiga kelompok besar. Setiap kelompok terdiri dari dua kelas yang didampingi oleh 4 orang ustadz atau ustadzah serta 2 orang guide yang berasal dari siswa-siswi SMK N 1 Kalibagor. Kemudian, siswa diajak mengelilingi areal perkebunan serta peternakan dengan rute tiap kelompok berbeda-beda.

Saat siswa mengunjungi areal peternakan ayam pedaging, siswa diajari bagaimana caranya merawat ayam, memberikan vaksin, dan membersihkan kandang ayam. Siswa juga dijelaskan kendala-kendala apa saja yang dihadapi dalam pemeliharaan ayam, serta manfaat apa saja yang bisa diambil dari ayam tersebut.

Berlanjut ke areal perkebunan, siswa diajak untuk menikmati hamparan kebun bawang merah yang luas nan hijau, kebun kelengkeng, ladang jagung kuning, kebun buah naga, kebun kelapa sawit, dan masih banyak lagi. Siswa juga melihat hasil pembuatan pupuk kompos yang sudah jadi. Tak mau ketinggalan, hasil sadapan dari pohon karet yang memiliki aroma khas pun ikut kami amati.

Tak berhenti sampai areal perkebunan, siswa kemudian diajak kembali untuk mengamati areal peternakan. Kali ini giliran peternakan ayam petelur. Siswa diajari bagaimana cara merawatnya, tips dan cara membuat kandangnya, bagaimana pemberian pakannya, serta manfaat yang bisa diambil dari ayam-ayam tersebut. Tak cukup dengan penjelasan saja, beberapa perwakilan siswa bahkan diajak terjun langsung untuk memberikan pakan pada ayam yang ada di kandang. Sebelum masuk kandang, siswa diminta untuk memakai sepatu boot.

Beranjak dari kandang ayam petelur, siswa lalu diajak menyaksikan proses pembuatan pakan ayam. Dengan melihat prosesnya, siswa jadi tahu racikan bahan apa saja yang diperlukan untuk membuat pakan ayam. Setelah itu, siswa juga diajak ke ruangan yang berisi mesin tetas telur ayam. Tak sedikit siswa yang ingin menyaksikan saat telurnya menetas dan anak ayam keluar dari cangkang telurnya. Namun sayangnya, ketika kami berkunjung, telur yang akan ditetaskan baru berusia 10 hari. Sedangkan untuk menetas, telur biasanya harus berada di dalam mesin selama kurang lebih 21 hari. Meski demikian, siswa cukup puas mendengarkan penjelasan dari guide yang ada di ruangan tersebut.

Menutup kegiatan outdoor study kali ini, siswa diminta untuk menyelesaikan sejumlah soal yang isinya tidak jauh dari konten pengamatan yang telah mereka lakukan. (Nur Azijah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *